Senin, 14 Desember 2020

SANDI SEMAPHORE PRAMUKA

MENGENAL DAN MEMPELAJARI SANDI SEMAPHORE

PRAMUKA

    Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya. Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun).

         Gerakan Pramuka Indonesia, merupakan wadah para generasi muda, terutama para siswa dan mahasiswa dalam mengembangkan minat, bakat, keterampilan dan kedisiplinan. Eksistensi gerakan Pramuka bagi generasi muda, terutama bagi para siswa dan mahasiswa secara langsung ataupun tidak memberikan andil yang sangat besar dalam pengembangan bakat, dan minat serta keterampilan dan juga kedisiplinannya.     


    Penyandian Pramuka seperti sandi morse, dan semaphore merupakan contoh bentuk komunikasi digital awal yang disampaikan atas dasar kerahasiaan pesan yang wajib dipelajari oleh anggota Pramuka sebagai Syarat Kecakapan Umum. Sandi morse merupakan penyembunyian kata ke dalam bentuk titik dan garis, dimana setiap abjad dalam alfabet serta angka dan tanda baca, diwakili oleh susunan titik dan garis yang berbeda-beda. Kode morse diciptakan oleh Samuel Finley Breese Morse pada tahun 1835. Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan.


SANDI SEMAPHORE

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera.

Sejarah

Seseorang bernama Claude Chappe adalah teknisi sekaligus pendeta asal Prancis yang dikenal sebagai penemu kode Semaphore. Hingga saat ini, sandi semaphore masih banyak diaplikasikan dalam kegiatan pramuka di seluruh dunia.  

Chappe mengembangkan sandi semaphore pada tahun 1792, untuk kepentingan komunikasi militer di negaranya, Prancis. Pada masa itu, sandi semaphore disampaikan dengan dua benda berbentuk lengan yang terpasang di atas menara atau bangunan tinggi. 

Hal tersebut bermaksud agar pesan yang disampaikan oleh si pemberi pesan dapat dilihat dan terbaca oleh pihak atau sasaran yang dituju. Lalu, dua benda berbentuk lengan ini dapat berputar di 7 titik sesuai aturan sehingga terbentuklah kode Semaphore.
Seiring berjalannya waktu, berkat penemuan Chappe, akhirnya pada tahun 1850, Prancis memiliki 556 jaringan semaphore yang membentang dengan total jarak 4.800 kilometer. Banyaknya stasiun semaphore yang tersebar di beberapa penjuru membuat pesan dapat dikirim dari Paris menuju ke Lille yang berjarak lebih dari 2.000 kilometer dan tersampaikan hanya dalam waktu 2 menit. 

Hal ini tentu saja menjadi inovasi yang amat membantu Prancis di masa itu, terutama dalam hal militer. 


Bendera Semaphore 


Bendera semaphore berbentuk persegi dan dipasang pada tongkat dengan ukuran yang tidak terlalu panjang. Ukuran bendera semaphore atau semafor adalah 45 CM x 45 CM, bentuk benderanya persegi yang merupakan gabungan antara segitiga sama kaki yang berbeda warna, yang umumnya menggunakan warna merah dan warna kuning.  
 
Namun meskipun kedua warna itu sangat direkomendasikan, sebenarnya bendera semaphore bisa digunakan dengan warna apapun sesuai selera, namun akan lebih baik jika menggunakan warna itu.


Sandi Semapore

Berikut adalah cara mengirim huruf menggunakan sandi semaphore. 


untuk mengirimkan angka pada semaphore yaitu sama seperti huruf A-I untuk angka 1-9, hanya saja pada awal harus memberikan isyarat angka (numbers follow) dan ditutup dengan isyarat angka pula.


Pengaplikasian Sandi Semaphore

Awalnya, semaphore digunakan sebagai komunikasi kelautan, namun setelah sang penemunya menyempurnakan semaphore, sandi ini bisa juga digunakan sebagai komunikasi untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan perang dan informasi yang lainnya. 
 
Saat ini, kode semaphore digunakan dalam pramuka. Setiap huruf dan angka diwakili dengan sudut-sudut khusus yang telah disepakati. Selain pramuka, kode semaphore juga digunakan sebagai sinyal kereta api.

 

Demikian yang dapat saya sampaikan, tujuan saya disini hanya untuk memberikan sedikit informasi mengenai sandi semaphore dari pramuka, namun saya rasa masih kurang lengkap. Semoga dapat membantu dan kamu bisa menambah wawasan mengenaik kegiatan kepramukaan. Pramuka itu menyenangkan lohh, jadi ayo kita coba untuk mengikuti kegiatan pramuka. Tidak ada salahnya juga karena ini kegiatan positif dan banyak manfaat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perkembangan Teknologi Informasi

     Halo teman-teman semuanya, kembali lagi di blog saya. Sesuai judul yang sudah kalian baca, untuk kesempatan kali ini penulis ingin berb...